Industry News

11 Jan 2021

TEKMIRA KEMBANGKAN ANODA BATEREI BERBAHAN DASAR BATUBARA

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Tekmira) Badan Litbang Kementerian ESDM menginisiasi penelitian anoda baterei dari bahan batubara dengan mengkonversi batubara menjadi bahan baku pitch bernilai tinggi.
 
Penelitian yang dilaksanakan Kelompok Penelitian dan Pengembangan (KP3) Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara ini bertujuan mendukung program hilirisasi batubara menjadi bahan baku grafit sintetik yang bernilai tinggi. Kegiatan difokuskan pada pembuatan prekursor karbon dari residu distilasi ter batubara sebagai material penyimpanan energi.
 
Koordinator KP3 Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara, Slamet Handoko menjelaskan grafit merupakan bahan baku utama anoda baterai yang umum digunakan pada baterai peralatan elektronik seperti baterai telepon genggam, laptop dan kendaraan listrik. Material ini berkinerja tinggi dan memiliki kapasitas pengisian cepat dan umur yang panjang.
 
Saat ini, sekitar 83 persen pasokan grafit alam dunia berasal dari Tiongkok dan Brasil. Namun tidak semua grafit alam dapat digunakan sebagai anoda baterai, karena alasan kemurnian dan kualitas ukuran kristalnya. Grafit sintetik memiliki kemurnian dan ukuran kristal yang homogen. Sayangnya biaya proses pembuatan grafit sintetik secara konvensional dari minyak bumi masih mahal, mencapai 10 kali biaya pengolahan grafit alam. Walaupun harga grafit sintetik melangit, proporsi pemakaian grafit sintetik sebagai anoda baterai tidak berkurang. Untuk menekan biaya produksi, biasanya grafit sintetik dicampur dengan grafit alam olahan (spherical graphite).
 
Read more
Source: listrikindonesia.com
 
 

09 Jan 2021

INSENTIF HILIRISASI BATUBARA SEDANG DISIAPKAN

Program hilirisasi batubara menjadi sasaran utama pemerintah ke depan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menuturkan bakal memberikan berbagai insentif untuk proyek hilirisasi batubara ini. Tujuannya agar sektor hilir ini bisa ekonomis dan kompetitif, sehingga nantinya bisa semakin berkembang.
 
"Banyak insentif yang kita berikan, supaya hilir (batubara) ini bisa ekonomis dan kompetitif," ungkap Menteri Arifin dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM 2020 dan Rencana Kerja 2021 pada Kamis (7/1).
 
Salah satu proyek hilirisasi yang tengah dilakukan adalah gasifikasi batubara kalori rendah menjadi Dimethyl Ether (DME) yang nantinya digunakan untuk substitusi Liquefied Petroleum Gas (LPG).
 
Apabila proyek gasifikasi ini berkembang, kata Arifin, diharapkan akan signifikan menekan angka impor LPG karena produk DME bisa menjadi substitusi LPG. Apalagi impor LPG dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan semakin bertambahnya permintaan LPG di Tanah Air.
 
Read more
Source: listrikindonesia.com
 
 

01 Jan 2021

TAK SEMUANYA BURUK, INI KABAR BAIK SEKTOR ENERGI-TAMBANG 2020

Banyak sektor terpuruk gara-gara pandemi Covid-19 pada 2020, tak terkecuali sektor energi. Meski sebagian sisi terpuruk, namun masih ada beberapa kabar baik di sektor energi dan tambang pada 2020 lalu, mulai dari penurunan harga gas sampai dengan aturan Harga Patokan Mineral (HPM) nikel.
 
Berikut kami rangkum kabar-kabar baik sepanjang 2020 di sektor energi dan pertambangan:
 
1. Harga Gas untuk Industri Turun Jadi US$ 6 per MMBTU
Pemerintah dan PGN menurunkan harga gas industri menjadi US$ 6 per juta British thermal unit (MMBTU) untuk tujuh sektor industri. Meski sempat molor gara-gara pandemi, namun penurunan harga gas sudah bisa dinikmati para pelaku industri.
 
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan implementasi penurunan harga gas menjadi US$ 6 per MMBTU selama lima tahun ke depan memiliki dampak untung sekaligus rugi bagi negara.
 
Kerugiannya yang pasti adalah penerimaan negara dari sektor migas akan berkurang akibat penerapan harga baru ini. Hitungannya adalah rugi sekitar Rp 121,78 triliun.
 
Tapi, Arifin melanjutkan, kerugian ini bisa diimbangi dengan penghematan pengeluaran pemerintah untuk subsidi listrik dan kompensasi listrik. Ditambah, jika lancar, akan ada tambahan pajak dan dividen juga dari sektor industri yang diharapkan bisa lebih bergairah dengan harga gas baru ini.
 
Hitung-hitungan kementerian, penghematan dan kompensasi ini berimbas sebesar Rp 125,03 triliun ke negara. Jadi, kasarnya negara masih "untung" Rp 3,25 triliun dari turunnya harga gas ini.
 
"Kita lihat dalam lima tahun 2020-2024 pemerintah akan bisa memiliki kelebihan Rp 3,25 triliun, di mana kehilangan pendapatan tiap tahun bisa di balance dengan penghematan dari subsidi dan kompensasi serta penguatan dari konsepsi pembangkit listrik, serta adanya sektor pajak dari industri dan dividen yang dihasilkan," ungkapnya saat Raker dengan Komisi VII, Senin (04/05/2020).
 
Angka ini didapat dengan rincian dari penghematan sebagai dampak penurunan harga gas sebesar Rp 125,03 triliun dikurangi penurunan penerimaan negara (gross) akibat penurunan harga gas Rp 121,78 triliun.
 
Read more
Source: www.cnbcindonesia.com
 
 

12 Dec 2020

 

 

 

 

 

 

 

Menteri ESDM Dorong Ahli Kembangkan Teknologi Pengolah Batu Bara

Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan soal perlunya partisipasi para pakar dan praktisi tambang dalam pengembangan teknologi pengolahan batu bara. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi Save Indonesian Coal, yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), pada Jumat (11/9).

Menurut Arifin, di tengah gempuran harga batu bara yang belakangan terus melemah, dan tantangan kampanye dunia internasional soal transisi ke energi bersih, maka batu bara tidak bisa terus-terusan mengandalkan pasar pembangkit listrik.

“Perlu adanya respon peran industri batu bara di masa mendatang. Saat ini sekitar 50,3 persen dari pembangkit listrik PLN berasal dari batu bara, dan masih merupakan energi fosil termurah. Namun tekanan isu lingkungan terhadap penggunaan batu bara terus meningkat,” ujar Arifin.

Read more.. 

Source: Tambang

 

01 Dec 2020

 

 

 

 

 

 

 

Swiss Siap Bantu Peningkatan Kapasitas SDM Di Sektor EBT

Jakarta, TAMBANG, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) menandatangani Project Arrangement (PA) dengan The State Secretariat for Economic Affairs of the Swiss Confederation diwakili Kurt Kunz. Kurt sendiri adalah Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN. PA ini ditandatangani pada Rabu (2/12) dengan lingkup pengembangan Energi Terbarukan.

Kepala BPSDM ESDM Prahoro Nurtjahyo menjelaskan dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan produktifitas Sumber Daya Manusia pengelola subsektor Energi Baru Terbarukan di kedua negara.

“Dokumen ini menjadi awal dari para pemangku kepentingan di Indonesia dalam rangka terus mempromosikan keberlanjutan dan produktivitas dalam capacity building. Ke depannya tak hanya sektor energi, namun kerja sama ini juga akan melibatkan sektor-sektor lainnya,” lanjut Prahoro.

Read More

Source: Tambang

 

Nov 2020

 

 

 

 

 

HBA Desember Mulai Mendekati USD60,00 Per Ton

Jakarta,TAMBANG, Seiring dengan mulai pulihnya perekonomian global. Konsumsi dan permintaan energi juga mulai meningkat. Ini mempengaruhi pergerakan harga batu bara. Untuk bulan terakhir tahun ini, Harga Batubara Acuan (HBA) melanjutkan trend penguatan. HBA Desember ditetapkan diangka USD59,65 per ton. Sementara di Bulan November ditetapkan sebesar USD 55,71 per ton. Artinya naik 7,07% atau USD3,94 per ton.

Sebagaimana diketahui HBA merupakan harga jual beli batubara (spot) dengan titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel) sebesar. HBA ditetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif setiap bulan.

Read more

Source: Tambang

 

Though Prohibition Remains, Illicit Bauxite Mining Continues In NW Indonesia

 February 18, 2019
A longstanding ban on the practice notwithstanding, illicit bauxite mining reportedly continues in the northwestern reaches of Indonesia. Such was the reportage from domestic sources this weekend. read the article

Investment in Indonesia’s energy sector to rise by 39.2% this year 

 May 8, 2018
Deputy Minister for Energy and Mineral Resources Arcandra Tahar said he is upbeat the investment target in energy sector – coal and mineral, electricity, renewable energy and oil and gas – would rise by 39.2% this year to US$37.2 billion from US$26.7 billion last year.

UPDATE 2-Indonesia sees coal output flat in 2019 amid equipment shortage

MAY 7, 2018 / 5:43 PM 
Indonesia is targeting annual production of 481 million tonnes of coal this year and next, a mining ministry official said on Monday, as producers of the fuel are struggling to get new heavy equipment and parts.

Deloitte Global Mining Report Explores Key Trends in 2018

Released on January 31, Deloitte Touche Tohmatsu Limited (Deloitte Global)’s 10th annual mining report, Tracking the trends, explores key trends facing mining companies as they continue the transition to the digital mine of the future and anticipate future disruptors.
read the article